Hari ini: Rabu, 28 Juni 2017 16:04

BERITA PROPERTI

Senin, 26 September 2016 10:05
Jakarta,SolusiProperti.com-Daya tarik arsitektur suatu negara tak hanya menambah keindahan kota, tetapi juga meningkatkan kinerja sektor pariwisata. Maka, bukan hal aneh banyak negara berbondong-bondong merancang dan membuat bangunan ikonis berbentuk unik yang mampu memikat turis berfoto di depan bangunan tersebut.

GALERI FOTO

Rabu, 10 Februari 2016 15:30
SolusiProperti.com – Perkembangan pembangunan sektor properti khususnya di kota besar di Indonesia selain Jakarta tetap masih berjalan. Ini karena permintaan konsumen untuk sektor ini masih banyak dan menarik. Salah satunya adalah pengembang PT Kopel Lahan Andalan (Kopelland) yang berencana untuk berinvestasi di kota Bandung.

GALERI VIDEO

Rabu, 11 November 2015 13:55
SolusiProperti.Com - Ini adalah aneh dan paling menakjubkan bangunan di dunia. Beberapa mungkin mempertanyakan orang yang merancang ini, mereka di mana orang lain mungkin memberikan beberapa inspirasi untuk berpikir secara berbeda tentang desain aneh tapi menakjubkan seperti ini.

SoperMart - Property Digital Marketplaces

Buka Toko Gratis!
Barometer Otomotif Terkini

Pemerintah Manfaatkan Lumpur Lapindo untuk Material Bangunan

Rabu, 31 Agustus 2016 10:05
Ilustrasi
Jakarta,SolusiProperti.com-Lumpur panas yang menyembur dari dalam tanah akibat aktivitas pengeboran PT Lapindo Brantas pada 2006 silam, membuat masyarakat harus tersingkir dari rumah dan pekerjaannya. Lumpur ini bahkan menimbulkan korban jiwa karena merendam sejumlah orang di Kecamatan Porong Sidoarjo.

Selama 10 tahun, semburan ini masih aktif dan lumpur terus keluar miliaran meter kubik dari perut bumi.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah berupaya memanfaatkan lumpur tersebut sebagai bahan baku material infrastruktur maupun bangunan.

"Apa kita mau menampung (lumpur) terus? Kita akan gunakan yang sudah keluar ini untuk kepentingan infrastruktur atau lainnya," ujar Menurut Kepala Badan Penelitan dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi Moerwanto.

Karena masih menyembur, kata Arie, luas area yang terdampak semakin lebar sehingga penampungan terus dibutuhkan.

Oleh karena itu, Balitbang mengupayakan agar lumpur bisa dimanfaatkan karena sebenarnya kandungan utamanya, yaitu kaolin, bagus untuk berbagai keperluan seperti mengontrol hama. Hanya, volumenya memang terlalu besar sehingga tidak bisa digunakan.

Selain itu, lumpur ini dinilai bisa dipakai untuk komponen infrastruktur seperti kolom dan balok.

Kekurangannya, dalam lumpur tersebut terdapat kandungan yang asin sehingga tidak bisa dicampur dengan besi yang dapat merusak besi.

"Karena itu kita membuat material yang tidak memerlukan besi, misalnya genteng kan nggak ada besinya," tutur Arie.

Tantangan selanjutnya, kata dia, adalah tidak hanya pada teknologi, tetapi kecepatan pemerintah dalam menguras lumpur.

Saat ini, semburan lumpur berkecepatan 30.000-50.000 meter kubik per hari. Unrtuk itu, Balitbang sedang mencari solusi agar bisa memanfaatkan lumpur lebih cepat.

Unit produksi sendiri telah dibangun di dekat lokasi semburan lumpur. Jenis produk yang dihasilkan adalah conblock, paving block, dan genteng semen. Bahan baku selain lumpur, yakni semen dan pasir.

Cara pembuatannya adalah dengan membakar lumpur sebanyak 70 persen dan abu batu bara 30 persen. (YN)

Baca juga:
Barometer Teknologi Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Comment Form is loading comments...
Barometer Wisata Terkini
Redaksi: redaksi@solusiproperti.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-573 6969 · Fax 021-579 02988
Henny di 0811-999-1717 · henny@mustangcorps.com