Hari ini: Senin, 6 Juli 2015 06:38

Iklan Niaga

Tiket Online, Murah, Jaminan Dapat Seat, Siap Melayani Corporate Dan Rombongan. Resv: 0215736969
Dapatkan Kesempatan Promosi Usaha Dan Produk Anda Bersama Kami. Informasi, Hubungi: 0215736969
Dapatkan Promo Holiday Dan Diskon Voucher Hotel

BERITA PROPERTI

Selasa, 27 Januari 2015 10:40
SolusiProperti.com -  Peneliti memprediksi bahwa pada tahun 2025, dunia akan memiliki 37 kota besar, yang didefinisikan sebagai wilayah perkotaan dengan lebih dari 10 juta orang.

GALERI VIDEO

Selasa, 18 November 2014 09:49
SolusiProperti.Com-Furnitur asal Swiss yang didesain oleh Micasa Lab ini merupakan kursi goyang terunik yang pernah ada.
Barometer Otomotif Terkini

Rumah di RI Tak Layak Huni

Jumat, 28 Juni 2013 14:30

JAKARTA-Solusiproperti.com-Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengajak jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk ikut membangun rumah swadaya masyarakat kurang mampu melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah. TNI AD diminta untuk menjadi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk penyaluran program BSPS di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami percaya TNI AD bisa menjadi TPM Program BSPS Kemenpera untuk membantu masyarakat miskin agar mereka bisa tinggal di rumah yang layak huni," kata Deputi Menpera Bidang Perumahan Swadaya, Jamil Ansari seperti dikutip dari situs resmi Kemenpera, Jumat (28/6/2013).

Menurutnya, keterlibatan TNI AD dalam program pembangunan perumahan bukanlah sesuatu hal yang baru. Sebab, TNI AD memiliki pengalaman dan pengawasan yang cukup baik hingga ke daerah-daerah.

Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk perubahan yang dilaksanakan Kemenpera agar penyaluran BSPS ke masyarakat miskin bisa berjalan dengan baik. Sebab ada peningkatan target yang cukup signifikan dalam program BSPS di mana tahun 2012 jumlahnya 75 ribu rumah tiba-tiba meningkat menjadi 250 ribu rumah.

"Kurangnya jumlah rumah swadaya masyarakat yang layak huni itu merupakan salah satu masalah utama yang harus diselesaikan. Dari 7,9 juta rumah tidak layak huni di Indonesia yang baru ditangani baru 800 ribu. Jadi masih ada kekurangan 7 juta lagi yang harus diselesaikan," terangnya.

Jamil Ansari berharap, TNI AD selain bisa manunggal masyarakat juga bisa bekerjasama dengan TPM yang ada sebelumnya. Kemenpera juga akan melakukan evaluasi pelaksanaan program BSPS pada akhir tahun. [us]

Baca juga:
Barometer Teknologi Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Comment Form is loading comments...
Barometer Wisata Terkini
Redaksi: redaksi@solusiproperti.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 7588039D
Henny di 0813-829-107-89 · henny@mustangcorps.com · Blackberry: 29FFC7C4