Hari ini: Jumat, 28 Juli 2017 16:10

BERITA PROPERTI

Senin, 26 September 2016 10:05
Jakarta,SolusiProperti.com-Daya tarik arsitektur suatu negara tak hanya menambah keindahan kota, tetapi juga meningkatkan kinerja sektor pariwisata. Maka, bukan hal aneh banyak negara berbondong-bondong merancang dan membuat bangunan ikonis berbentuk unik yang mampu memikat turis berfoto di depan bangunan tersebut.

GALERI FOTO

Rabu, 10 Februari 2016 15:30
SolusiProperti.com – Perkembangan pembangunan sektor properti khususnya di kota besar di Indonesia selain Jakarta tetap masih berjalan. Ini karena permintaan konsumen untuk sektor ini masih banyak dan menarik. Salah satunya adalah pengembang PT Kopel Lahan Andalan (Kopelland) yang berencana untuk berinvestasi di kota Bandung.

GALERI VIDEO

Rabu, 11 November 2015 13:55
SolusiProperti.Com - Ini adalah aneh dan paling menakjubkan bangunan di dunia. Beberapa mungkin mempertanyakan orang yang merancang ini, mereka di mana orang lain mungkin memberikan beberapa inspirasi untuk berpikir secara berbeda tentang desain aneh tapi menakjubkan seperti ini.

SoperMart - Property Digital Marketplaces

Buka Toko Gratis!
Barometer Otomotif Terkini

Perbanas: Kalau Bunga KPR 5%, Bank Bisa Tutup

Rabu, 18 Januari 2012 10:40
 SolusiProperti.Com-Ketua Perbanas Sigit Pramono menyambut baik jika Kementerian Perumahan Rakyat bisa menyediakan KPR murah dengan bunga 5-6 persen. Namun, jika bank diminta untuk menurunkan bunga KPR hingga 5-6 persen, hal itu tidak bisa dilakukan.  

 

Menurut Sigit bunga KPR berasal dari bank itu tergantung dari sumber dana masing-masing bank dan juga risiko calon debitur KPR. Jika bank membayar deposito saja sebesar 5-6 persen untuk nasabah, maka bank tidak mungkin untuk memberikan bunga kredit di bawah itu.
 
"Bagaimana mungkin mereka menjual KPR dengan bunga 5-6 persen. Bisa tutup bank itu," ujar Sigit.
 
Namun, jika Kementerian Perumahan bisa menyediakan dana sehingga bunga bank tak lebih dari 6 persen, bank tentunya tidak keberatan. Bank juga tidak akan tersaingi dengan bunga KPR dari Kemenpera itu.
 
Seperti diketahui wacana ini muncul terkait program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), program Kemenpera pada 2012. Terhentinya program ini dikarenakan belum bertemunya negosiasi ulang perjanjian kerjasama operasional antara pemerintah dengan perbankan mengenai penetapan suku bunga KPR.
 
Sebelumnya, pemerintah memastikan bahwa program FLPP akan tetap berjalan di tahun 2012. Rencananya, program ini akan berjalan di awal bulan Februari mendatang.
 
Terhentinya program FLPP ini karena belumda negosiasi ulang perjanjian kerja sama operasional (PKO) antara pemerintah dengan perbankan mengenai penetapan suku bunga KPR.
 
Deputi Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat, Sri Hartoyo, mengatakan program itu terhenti karena belum ada negosiasi dengan perbankan terkait suku bunga rendah untuk KPR. Pihaknya menginginkan suku bunga KPR turun menjadi 5 persen sampai 6 persen. "Kami akan mencari bunga yang sesuai dengan kebutuhan rakyat." kata Sri.[sr]
Barometer Teknologi Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Comment Form is loading comments...
Barometer Wisata Terkini
Redaksi: redaksi@solusiproperti.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-573 6969 · Fax 021-579 02988
Henny di 0811-999-1717 · henny@mustangcorps.com